UM - Universitas Mulia terus berkomitmen meningkatkan kualitas sarana dan prasarana akademik melalui penerapan Standard Operating Procedure (SOP) Laboratorium Komputer.
SOP ini akan menjadi pedoman resmi dalam pengelolaan dan penggunaan laboratorium komputer agar kegiatan pembelajaran, praktikum, dan penelitian dapat berjalan secara optimal, aman, dan berkelanjutan.
Penerapan SOP ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan pembelajaran berbasis teknologi serta pentingnya menjaga stabilitas dan kesiapan perangkat laboratorium yang digunakan oleh dosen dan mahasiswa.
Berdasarkan pengamatan lapangan dan pengalaman pengelolaan laboratorium, sejumlah masalah umum yang sering muncul antara lain:
- Tidak adanya standar instalasi dan konfigurasi Windows
Setiap komputer lab memiliki kondisi sistem yang berbeda-beda, tergantung siapa terakhir menggunakannya. - Kerusakan sistem akibat penggunaan aplikasi pembersih dan optimizer
Penggunaan registry cleaner, debloater, atau software tidak resmi sering menyebabkan error sistem, aplikasi tidak dapat dibuka, hingga rusaknya layanan inti Windows. - Pelanggaran penggunaan oleh mahasiswa
Instalasi software tanpa izin, game, VPN, atau aplikasi non-akademik yang berdampak pada performa dan keamanan sistem. - Tidak adanya mekanisme audit dan evaluasi berkala
Lab baru “diperbaiki” ketika sudah bermasalah berat, bukan dicegah sejak dini. - Ketergantungan pada individu tertentu
Pengetahuan teknis hanya dimiliki oleh satu atau dua orang, tanpa dokumentasi yang jelas, sehingga rentan ketika terjadi pergantian personel.
Masalah-masalah tersebut secara langsung berdampak pada menurunnya kualitas praktikum, terganggunya proses belajar mengajar, serta meningkatnya beban kerja dosen dan laboran.
SOP Laboratorium Komputer mengatur berbagai aspek penting, mulai dari standar instalasi dan konfigurasi sistem operasi, pengelolaan aplikasi pendukung pembelajaran, hingga pembagian hak akses pengguna.
Penyusunan SOP Lab Komputer bertujuan untuk:
- Menyeragamkan standar pengelolaan dan penggunaan lab sehingga seluruh perangkat berada pada kondisi sistem yang konsisten dan terkontrol.
- Menjamin stabilitas dan performa komputer lab melalui panduan teknis yang jelas, termasuk pengelolaan Windows, aplikasi, dan keamanan sistem.
- Melindungi fasilitas kampus dari kerusakan sistem berulang akibat kesalahan penggunaan atau instalasi software yang tidak sah.
- Membantu dosen dan mahasiswa fokus pada kegiatan akademik tanpa terganggu masalah teknis yang seharusnya dapat dicegah.
- Menyediakan dasar audit dan evaluasi semesteran sebagai bagian dari peningkatan mutu dan akuntabilitas pengelolaan fasilitas.
Selain itu, SOP ini juga memuat aturan penggunaan laboratorium bagi mahasiswa sebagai bagian dari edukasi etika pemanfaatan fasilitas kampus secara bertanggung jawab.
Kepala Laboratorium Komputer, Subur Anugerah, S.T., M.Eng., menyampaikan bahwa SOP ini disusun untuk menjawab permasalahan teknis yang selama ini sering mengganggu kegiatan praktikum.
“Laboratorium komputer tidak cukup hanya memiliki perangkat dengan spesifikasi tinggi. Yang jauh lebih penting adalah tata kelola sistem yang tertib dan konsisten. SOP ini kami susun agar komputer lab selalu dalam kondisi siap pakai, stabil, dan mendukung kegiatan akademik dosen maupun mahasiswa,” ujar Subur.
Ia menambahkan, SOP ini juga berfungsi sebagai panduan bersama agar seluruh pengguna memahami batasan dan tanggung jawab dalam menggunakan fasilitas laboratorium.
“Dengan aturan yang jelas, mahasiswa tidak hanya menggunakan lab, tetapi juga belajar tentang disiplin, etika digital, dan profesionalisme,” tambahnya.
Dukung Kegiatan Akademik Dosen dan Mahasiswa
Dengan diterapkannya SOP Laboratorium Komputer, dosen dan mahasiswa diharapkan dapat menjalankan kegiatan akademik tanpa terganggu oleh permasalahan teknis yang berulang.
Lingkungan laboratorium yang stabil memungkinkan proses praktikum, pembelajaran berbasis proyek, serta kegiatan penelitian berjalan lebih efektif dan efisien.
Bagi dosen, SOP ini membantu memastikan kesiapan sarana sebelum perkuliahan dimulai, sementara bagi mahasiswa, SOP memberikan kepastian penggunaan fasilitas yang nyaman dan aman.
Audit dan Pemeliharaan Berkala
Sebagai bagian dari SOP, Lab komputer ini juga akan menerapkan audit laboratorium secara berkala setiap semester yang dilengkapi dengan checklist teknis untuk memantau kesehatan sistem komputer, keamanan data, dan kinerja perangkat.
Subur mengatakan, ke depan sistem audit berkala semesteran dan checklist teknis akan ditambahkan ke dalam SILAB Mulia.
“Biar tercatat, efisien, dan efektif,” ujarnya. Ia menambahkan, SOP hingga formulir audit dan checklist sudah disiapkan, tinggal ditambahkan di SILAB Mulia.
Langkah ini bertujuan untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini serta menjaga keberlangsungan operasional laboratorium dalam jangka panjang.
Penerapan SOP Laboratorium Komputer merupakan bagian dari upaya kampus dalam mendukung transformasi digital dan peningkatan mutu layanan akademik.
Melalui tata kelola yang baik dan terstandar, laboratorium komputer diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang profesional, produktif, dan berkelanjutan.
Ke depan, kampus akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan SOP agar selaras dengan kebutuhan pembelajaran, perkembangan teknologi, serta kebijakan institusi.
(SA/Data/Kontributor)