Web Analytics

Labkom Paparkan Kesiapan Semester Genap 2025/2026

Diperbarui: 14 Feb 2026

UM - Fakultas Ilmu Komputer Universitas Mulia menegaskan kesiapan menghadapi Semester Genap 2025/2026 melalui rapat koordinasi dosen yang digelar di Ruang Eksekutif, Jumat (13/2). Rapat dipimpin Dekan Djumhadi dan dihadiri sebagian dari 46 dosen yang mendapat penugasan mengajar.

Turut hadir Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi Wisnu Hera Pamungkas yang menekankan pentingnya pelaksanaan tridharma sesuai regulasi Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi dan aturan internal kampus.

“Sesuai Peraturan Akademik, satu semester dirancang dalam 16 kali pertemuan yang mencakup tatap muka, UTS, dan UAS. Jika kurang, dosen dapat mengganti di luar jadwal reguler,” ujarnya.

Dekan menyebut pembagian beban mengajar semester ini merupakan hasil evaluasi menyeluruh, termasuk masukan mahasiswa melalui survei kepuasan.

“Salah satu indikator penilaian berasal dari survei mahasiswa. Hasilnya menjadi bahan evaluasi internal,” kata Djumhadi.

Ia menambahkan, dosen dengan beban di bawah batas minimal BKD dapat melengkapinya melalui penelitian, publikasi, atau pengabdian kepada masyarakat.

Bagian akademik yang dipimpin M. Safii, S.Kom., M.Kom turut memaparkan kalender akademik serta memperkenalkan jajaran kaprodi dan staf.

Keseiapan Laboratorium Komputer

Dalam kesempatan ini, Kepala Laboratorium Komputer Subur Anugerah memaparkan program kerja dan pemanfaatan Sistem Informasi Laboratorium (SILAB) untuk mengelola tujuh laboratorium komputer.

Menurutnya, SILAB dirancang bukan hanya untuk penjadwalan, tetapi juga mendukung tata kelola modern dan kebutuhan akreditasi program studi.

“Kami berharap dosen yang akan menggunakan laboratorium segera mendaftarkan akun di SILAB agar pengelolaan lebih tertib dan terdokumentasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan tiga poin penting bagi dosen:

1) Penjadwalan Terpusat

Penggunaan lab diatur melalui sistem ketersediaan ruangan. Dosen yang perlu kelas pengganti akibat hari libur dapat memanfaatkan SILAB untuk mencari slot kosong.

“Dengan banyaknya hari libur dan kewajiban memenuhi 16 pertemuan, penjadwalan ulang melalui SILAB menjadi solusi praktis,” jelasnya.

2) Manajemen Perangkat Lunak

Dosen diminta mendaftarkan software perkuliahan lebih awal agar dapat diinstal laboran. Pedaftaran bisa dilakukan di SILAB ini, di menu Requests SW.

“Kami dibantu siswa magang yang mempercepat proses instalasi. Namun software harus legal seperti berlisensi, versi komunitas, atau open source,” tegas Subur.

3) Laboratorium untuk Ujian Minim Risiko AI

Labkom juga menyiapkan skema laboratorium yang dirancang untuk meminimalkan potensi penyalahgunaan Generative AI saat ujian.

“Persiapan lab untuk ujian dengan pengamanan khusus membutuhkan waktu 2–3 minggu. Karena itu, dosen perlu berkoordinasi jauh hari,” katanya.

Dengan penguatan sistem melalui SILAB dan koordinasi lintas unit, Laboratorium Komputer mendukung dalam menjamin kelancaran pembelajaran, evaluasi akademik, serta peningkatan mutu tata kelola di Fakultas Ilmu Komputer. (*)


Galeri Foto