Web Analytics

Mahasiswa Garap Skripsi tentang Chatbot, Kepala Lab Beri Insight Analisis Data

Diperbarui: 14 Dec 2025

UM - Suasana Laboratorium Komputer Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) Universitas Mulia, Kamis (11/12/2025) sore, tampak produktif. Di salah satu sudut Lab B, Joseph Alexander Winokan, mahasiswa S1 Informatika, tengah sibuk menulis Skripsi di layar monitornya. 

Ia tidak sekadar mengerjakan tugas biasa, melainkan tengah merancang masa depan layanan informasi kampus melalui sebuah proposal Skripsi tentang Perancangan Chatbot dengan Python, studi kasus di Universitas Mulia.

Keaktifan mahasiswa dalam memanfaatkan fasilitas kampus untuk penelitian ini mendapat apresiasi langsung dari Kepala Laboratorium Komputer, Subur Anugerah. Interaksi hangat antara dosen dan mahasiswa pun terjadi, mengubah suasana lab menjadi ruang diskusi.

Sekira pukul 15.30 Wita, Subur Anugerah yang baru saja selesai membimbing siswa magang, menghampiri Joseph. Mengetahui mahasiswa bimbingan Agus Wijayanto tersebut sedang membangun chatbot, diskusi teknis pun mengalir.

Joseph menjelaskan bahwa chatbot yang ia bangun dirancang menggunakan bahasa pemrograman Python dengan basis data sederhana menggunakan Microsoft Excel. 

"Tujuannya agar memudahkan staf yang mungkin kurang paham IT, jadi mereka cukup mengubah data di Excel saja untuk memperbarui jawaban bot," ujar Joseph.

Namun, sebuah insight (wawasan) penting dilontarkan oleh Subur Anugerah. Ia menekankan, dalam pengembangan sistem informasi, kemampuan menjawab saja sekarang ini tidak cukup. Sistem diharapkan memiliki kemampuan merekam data (data logging).

"Admin harus bisa lihat siapa yang chat. Itu nanti diperlukan untuk analisis," ujar Subur memberi masukan.

Menurutnya, riwayat percakapan antara pengguna dan chatbot sangat penting bagi tim manajemen dan pemasaran kampus. 

"Dari rekaman chat, kita bisa menganalisis apa yang paling sering ditanyakan calon mahasiswa. Jawaban itu akan bervariasi dan berkembang seiring waktu. Tim marketing bisa merencanakan strategi ke depan berdasarkan data tersebut," jelasnya.

Subur juga mengingatkan pentingnya update data berkala, mengingat tahun akademik terus berganti. "Jangan sampai kita chatting sekarang, tapi jawabannya masih pakai data tahun kemarin," tambahnya.

Fasilitas Riset yang Mudah Diakses

Momen diskusi seperti ini adalah pemandangan yang diharapkan terus tumbuh di lingkungan Universitas Mulia. Laboratorium Komputer berkomitmen mendukung penuh kegiatan penelitian dosen dan mahasiswa dengan menyediakan fasilitas PC yang mumpuni.

Untuk menggunakan fasilitas ini, prosedurnya kini sangat praktis dan berbasis teknologi:

  1. Pindai (Scan) QR Code Peminjaman yang tersedia di Lab saat akan menggunakan PC.
  2. Data peminjam akan otomatis tercatat di sistem SILAB Mulia (Sistem Informasi Laboratorium).
  3. Setelah selesai, mahasiswa cukup menunjukkan QR Code Pengembalian kepada laboran yang bertugas.

Subur Anugerah mengingatkan pentingnya disiplin administrasi digital ini. Pada siang harinya, sempat terpantau di sistem SILAB bahwa penggunaan PC belum tercatat sesuai lokasi Lab B.

"Lain kali, jangan lupa daftar dulu di sistem ya Mas, scan QR code dan login pakai akun email kampus. Ini penting agar penggunaan fasilitas tercatat rapi, agar kita bisa terus meningkatkan layanan untuk mahasiswa," pesan Subur kepada Joseph dan seluruh mahasiswa.

Pemanfaatan Laboratorium Komputer bukan hanya soal memakai perangkat keras, tetapi juga menciptakan ekosistem akademik, seperti ide pengembangan chatbot milik Joseph yang dapat dikurasi, dikritisi, dan disempurnakan langsung oleh para ahli di bidangnya.

Bagi mahasiswa Universitas Mulia lainnya, pintu Lab Komputer selalu terbuka. Siapkan ide risetmu, scan QR-nya, dan kembangkan inovasimu!

Keterangan foto: Joseph Alexander Winokan tengah mengerjakan Skripsi.
Penulis/foto: Subur Anugerah