Web Analytics

Labkom Optimalkan Infrastruktur dan Sistem Ujian Mandiri Berbasis AI

Diperbarui: 22 Apr 2026

UM - Sejalan dengan Kalender Akademik Semester Genap 2025/2026, Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) menyelenggarakan Ujian Tengah Semester (UTS) yang berlangsung pada 20-24 April 2026. 

Pelaksanaan ujian tahun ini menjadi momentum penting dalam mempertegas peran laboratorium komputer sebagai pusat keunggulan teknologi dalam mendukung evaluasi pembelajaran yang kredibel dan inovatif.

Sinkronisasi Akademik di Tengah Dinamika Kalender

Meskipun jadwal perkuliahan semester ini sempat menyesuaikan dengan periode libur panjang Ramadhan dan Idul Fitri, FIKOM tetap menjaga kualitas standar akademik. 

Dengan komitmen pemenuhan 16 kali tatap muka, para dosen diberikan fleksibilitas untuk melaksanakan perkuliahan pengganti guna memastikan seluruh materi tersampaikan sebelum evaluasi tengah semester dimulai.

"UTS ini adalah instrumen krusial untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran selama lima pekan pertama. Penjadwalan tetap mengacu pada kalender akademik guna menjaga ritme belajar mahasiswa," ujar Subur Anugerah, dosen Informatika FIKOM, saat mengawas pelaksanaan ujian di Laboratorium B, Selasa (21/4).

Sinergi Perangkat dan Keamanan Jaringan

Laboratorium B menjadi salah satu titik sentral pelaksanaan ujian praktikum dan teori berbasis digital. Stabilitas Local Area Network (LAN) dan bandwidth internet yang memadai menjadi fondasi utama untuk memastikan tidak ada kendala teknis saat mahasiswa mengakses portal ujian.

Guna menjaga integritas akademik, fakultas menerapkan kebijakan penggunaan perangkat inventaris laboratorium. 

"Penggunaan komputer laboratorium bersifat wajib untuk meminimalisir celah kecurangan. Dengan kontrol penuh pada perangkat keras dan jaringan lokal, saya berharap dapat memastikan lingkungan ujian yang adil bagi seluruh peserta," tambah Subur.

Inovasi Sistem Ujian dan Integrasi Generative AI

Menurutnya, pelaksanaan UTS tahun ini sama seperti tahun lalu, yakni menggunakan sistem ujian mandiri yang dikembangkan secara internal. Sistem ini dirancang untuk memberikan kontrol total kepada dosen, mulai dari pengawasan aktivitas real-time mahasiswa hingga mekanisme pemberian umpan balik (feedback) yang instan.

Lebih jauh lagi, ia berencana mengembangkan sistem ini dengan mengadopsi teknologi pendeteksi Generative AI untuk memastikan orisinalitas jawaban mahasiswa. Di tengah masifnya penggunaan AI di dunia pendidikan sebagai alat bantu pendidik.

"Sistem ini akan terus kami kembangkan ke arah integrasi AI yang lebih dalam. Visi ke depannya adalah memanfaatkan AI untuk membantu dosen dalam melakukan koreksi otomatis yang presisi serta memberikan penilaian yang objektif. Ini adalah bentuk adaptasi nyata perguruan tinggi terhadap evolusi teknologi," pungkasnya.

Dengan dukungan infrastruktur yang solid dan inovasi perangkat lunak yang terus berkembang, UTS Semester Genap di FIKOM bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan representasi dari kesiapan institusi dalam mencetak talenta digital yang jujur dan kompetitif di masa depan.